6/28/2016

CITA-CITA SETINGGI LANGIT


            Keimanan dan keyakinan kepada Allah sudah pasti menjadi hal yang penting bagi wanita muslimah. Iman sejati, hasrat yang kuat dan cita-cita tinggi merupakan hal-hal untuk meraih ridha Allah didunia dan akhirat. Wanita sebagai arsitek peradaban, wanita bisa membangun suatu peradaban, peradaban gemilang dangan cahaya kebaikan.
Imam Syahid Hasan Al Banna mengatakan, “Pondasi perbaikan bangsa adalah perbaikan keluarga, dan kunci perbaikan keluarga adalah perbaikan kaum wanitanya. Karena wanita adalah guru dunia. dialah yang menggoyang ayunan dengan tangan kanannya dan mengguncang dunia dengan tangan kirinya”. Kita bisa tengok sejarah silam dan kita dapatkan figur-figur mulia dengan tempat terhormat ditengah-tengah umat. Khadijah ra, dengan pengorbanan yang demikian fenomenal dalam mendukung perjuangan Rasulullah SAW menjadikan namanya terus berkibar sepanjang zaman, bahkan wanita masa kini dianjurkan untuk meneladaninya. Aisyah ra seorang cendikiawan muda yang meriwayatkan banyak hadist, dan Asma binti Yazid seorang mujahidah yang membinasakan sembilan tentara Romawi diperang Yarmuk. Sejatinya, wanita masa kini dapat meretas jalan dan mengikuti jejak pendahulunya.
Seseorang dengan cita-cita setinggi langit dan jiwa mulia tak akan rela dengan sesuatu yang bernilai rendah dan fana, cita-cita tertingginya adalah berlomba menuju puncak derajat suci nan abadi. Dia tak akan mundur dari sesuatu yang dicarinya, meskipun jiwanya berpaling dari pencarian itu. “Untuk apa jasad ini tersiksa?” orang yang rajin dalam ketaatan akan berkata “Kemuliaan yang aku inginkan”. Cinta-Nya kepadamu, Ia percayakan amanah langit dibahumu. Cinta-Nya kepadamu, Ia pilhkan jalan ini untukmu. Jalan yang harus dilalui dengan perjuangan. Ada nikmat disitu dan nikmat itu hanya dapat dirasakan oleh mereka yang istiqomah dalam letih memenuhi hasratnya. Bersabar dan berbahagialah.
Tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Teruslah bergerak, berkarya dan berdaya.
Biarkan Dia beri keputusan terbaik.
            Jangan pernah takut berjalan diatas bumi Allah jika pegangan kita hanya kepada Allah. Tak ada seorangpun yang mampu menggoyahkan kita bila kita yakin semua yang terjadi memiliki tujuan yang baik, karena Allah maha baik. Teruslah berjalan lurus dalam tujuanmu, terlebih dengan visi yang mulia. Mengertilah saat ada orang-orang yang hendak menjatuhkan kita, menandakan kita berada diatas mereka, ketika ada orang-orang yang sedang membicarakan kita dibelakang berarti kita sedang berada didepan mereka. Mudah, sangat mudah, yang menyulitkan hanyalah pandangan kita yang cenderung kearah negatif, sehingga esensi-esensi tadi tertutup oleh kesedihan, kekecewaan.

Tujuan yang jelas akan membuat siapapun terjaga dalam perjalanannya meski letih, kebenaran ini pasti akan kau terima entah esok atau lusa. Aku akan menjadi bagian dari yang memperjuangkannya, seumur hidupku, sebagai bukti kesadaran dan keyakinan. Tegasku berdasar, beralasan. Kalaupun kelak tersisa satu kupastikan itu aku. Iya. Itu aku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar